Sejarah Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Universitas Cokroaminoto, merupakan salah satu Perguruan Tinggi tertua di Indonesia. Universitas Cokroaminoto pertama kali berdiri di Surakarta pada tahun 1955 di bawah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Surakarta sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi modern. Hal ini tercermin dari bentuk gerakannya yang terorganisasi, aktivitas pendidikannya yang mengacu pendidikan tinggi modern pada zamannya serta pendekatan teknologis pengembangan strategi aktivitas organisasinya.

Tiga ciri modernitas di atas telah memberi warna bagi berbagai aktivitas civitas akademikanya pada periode awal, baik pada pemikiran keagamaan yang dikembangkan, maupun model-model aktivitas yang diselenggarakan. Sinergi ketiganya telah teruji menjadi langkah taktis-strategis yang berhasil memberikan jawaban atas tantangan zaman yang dihadapinya. Sinergi ini pula yang telah mengantar Universitas Cokroaminoto menjadi universitas swasta ternama pertama yang sangat diperhitungkan.

Selama periode awal ini Universitas Cokroaminoto telah memiliki sejumlah fakultas yang cukup lengkap, yaitu Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Sosial dan Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik. Berbagai capaian prestasi fakultas-fakultas tersebut sesungguhnya adalah jawaban strategis Universitas Cokroaminoto atas tantangan zamannya, dan bahkan sebagai sebuah gerakan Universitas Cokroaminoto adalah jawaban itu sendiri.

Success story ini menandai Universitas Cokroaminoto periode Surakarta sebelum akhirnya bergabung ke dalam apa yang saat itu disebut Universitas Gabungan Surakarta (UGS) pada 1975 –sebuah cikal bakal universitas yang merupakan penggabungan beberapa fakultas yang ada pada perguruan tinggi swasta di Surakarta. Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Sosial dan Politik, dan Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto bergabung ke UGS. Pada perkembangannya kemudian, UGS ini menjadi Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) sampai sekarang.

Bergabungnya fakultas-fakultas di bawah naungan Universitas Cokroaminoto ke dalam Universitas Gabungan Surakarta (UGS) adalah dinamika  tersendiri bagi civitas akademika universitas tertua di tanah air ini. Dinamika ini pula yang semakin memantapkan semangat universitas ini sebagai kampus perjuangan Islam kebangsaan dan kerakyatan, sebagaimana cita-cita besar Hadji Omar Said Cokroaminoto .

Pasca penggabungan itu, dimulailah periode baru Universitas Cokroaminoto Yogyakarta pada 1979 (UCY). Fakultas Syariah dan Fakultas Tarbiyah yang waktu itu menjadi inti Universitas Cokroaminoto di Surakarta akhirnya diputuskan pindah ke Yogyakarta (UCY). Sementara itu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Klaten tetap berdiri di sana hingga 1983. Sebagai pelaksana pendidikan tinggi Universitas Cokroaminoto, didirikanlah Yayasan Perguruan Tinggi Islam (Yaperti) Cokroaminoto di Yogyakarta pada tanggal 10 Oktober 1979. Kemudian, seluruh kegiatan akademik yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam di Surakarta dirubah menjadi Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY).

Memulai periode Yogyakarta ini, UCY telah dan terus membangun sejumlah fakultas dan program studi. Dan hingga kini, UCY tengah mengembangkan konsep pendidikan terpadu dengan memadukan proses pembelajaran perkuliahan dengan berbagai kegiatan pembelajaran ko-kurikuler, ekstra kurikuler, studi lapangan, studi laboratorium dan studi praktek. Sementara itu beberapa fakultas yang tengah dikembangkan adalah Fakultas Hukum dengan Program Studi Ilmu Hukum (Akreditasi B), Fakultas Ekonomi dengan Program Studi Manajemen dan Akutansi (Akreditasi B), Fakultas Agama Islam dengan Program Studi Pendidikan Agama Islam/Tarbiyah dan Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah/Syariah (Akreditasi B), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (Akreeditasi B) dan Fakultas Teknik dengan Program Studi Teknik Sipil (Civil Engineering).

Untuk memenuhi berbagai harapan masyarakat, pada waktu dekat ini Universitas Cokroaminoto Yogyakarta akan membuka Program Studi Baru untuk Strata satu (S-1) dan Strata Dua (S-2), yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (S-1), Pendidikan Guru Sekolah Dasar/PGSD (S-1), Program Studi Teknik Arsitektur (S-1) serta Program Studi Teknik Informatika (S-1); dan Program Studi Ilmu Hukum (S-2). Menyusul setelah itu direncanakan akan dibuka pula Program Studi S-2 Studi Islam dengan Konsentrasi Pendidikan Agama Islam dan Studi Hukum Islam. Semoga cita-cita besar ini dapat terlaksana.